JURNAL INSOMNIA PADA LANSIA PDF

Tidur dapat berfungsi sebagai restorative, yaitu memperbaiki organ-organ di tubuh atau proses pengembalian energi. Gangguan Tidur merupakan salah satu gejala yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu dari gangguan tidur tersebut adalah insomnia. Insomnia dapat mengakibatkan efek buruk bagi kesehatan dan kualitas hidup. Insomnia dapat terjadi pada setiap umur, tetapi lebih sering terjadi pada umur 65 tahun ke atas. Tidur di siang hari biasanya meningkat.

Author:Muzilkree Voodoozragore
Country:Sri Lanka
Language:English (Spanish)
Genre:Spiritual
Published (Last):20 September 2013
Pages:92
PDF File Size:4.31 Mb
ePub File Size:4.14 Mb
ISBN:116-4-16708-224-7
Downloads:84252
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Arajar



Insomnia is the condition when an individual experiencing or at risk of changes in the quantity and quality of resting and cause discomfort or interfere the desire lifestyle. The quantity of sleeping can be seen from the amount of effective sleep time for different age groups, whereas sleep quality can be assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index questionnaire.

Many things can be done to improve the quality of sleep on elderly by applying a back massage. This study aims at determining the effect of back massage toward sleep quality i n the elderly.

Samples were divided into two groups randomly, namely experimental group and the control group. Data were analyzed using the Wilcoxon signed rank test to compare the results of the pretest and posttest, and the Mann Whitney U-test to compare the experimental group and the control group.

Whereas the experimental group obtained Z values count at On pretest, Z values was at As a recommendation, this study is expected to elderly and healthcare workers can apply back massage to improve the sleep quality Keywords : insomnia, sleep quality, back massage Pendahuluan Insomnia adalah keadaan di mana Kebutuhan tidur pada manusia bergantung seseorang sulit tidur, sering terbangun pada pada tingkat perkembangan.

Seorang lanjut malam hari atau tidak dapat tidur dengan lelap usia akan membutuhkan waktu lebih lama Pratiwi, Insomnia pada lansia untuk memulai tidur dan memiliki waktu lebih mengandung beberapa domain yang sedikit untuk tidur nyenyak. Seiring dengan mengalami perubahan yaitu : kesulitan masuk penurunan fungsi tubuh dalam kaitannya tidur sleep onset problem ; kesulitan dengan fisiologi tidur, jumlah kebutuhan tidur mempertahankan tidur nyenyak deep lansia mengalami penurunan.

Gejala tidur yang dibutuhkan. Menurut Hidayat dan tanda yang muncul sering kombinasi dari , jumlah jam tidur yang dibutuhkan ketiga gangguan tersebut dan dapat muncul seseorang yang berusia di atas 60 tahun adalah sementara maupun kronik Karjono dan 6 jam per hari.

Rejeki, Insomnia merujuk pada Kualitas tidur adalah ukuran di mana gangguan pemenuhan kebutuhan tidur baik seseorang mendapatkan kemudahan untuk secara kuantitas maupun kualitas.

Mengantuk merupakan menstimulasi regenerasi sel kulit dan faktor risiko untuk terjadinya kecelakaan, membantu dalam barrier tubuh, serta efeknya jatuh, penurunan stamina, dan secara ekonomi pada sistem saraf dapat menurunkan insomnia mengurangi produktivitas seseorang. Hal lain Kushariyadi dan Setyohadi, Menurut yang dapat terjadi adalah ketidakbahagiaan, penelitian yang dilakukan oleh Richards dicekam kesepian, dan yang terpenting dalam Berman , masase mengakibatkan penyakit-penyakit degeneratif punggung meningkatkan kualitas tidur pada yang sudah diderita mengalami eksaserbasi klien yang menderita sakit.

Penelitian akut, pemburukan, dan menjadi tidak pendahuluan penulis lakukan di Panti Sosial terkontrol lagi Darmojo, Untuk itu Tresna Werdha Wana Seraya Denpasar insomnia perlu mendapatkan penanganan yang terhadap 47 orang lansia.

Dari hasil serius. Penatalaksanaan insomnia dapat wawancara sebagian besar lansia mengeluhkan dilakukan secara farmakologis maupun tanda-tanda insomnia seperti sulit untuk nonfarmakologis.

Secara farmakologis dapat memulai tidur dan sering terbangun di malam digunakan obat-obatan hipnotik sedatif seperti hari. Berdasarkan hasil skoring pada kuesioner Zolpidem, Tradozon, Klonazepam, dan insomnia, dari 47 orang lansia, ada 24 orang Amitriptilin. Sedangkan secara lansia yang mengalami insomnia. Sedangkan tujuan khusus dari indikasi, mengajarkan teknik relaksasi nafas penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1 dalam atau relaksasi otot progresif , dan Mengidentifikasi kualitas tidur lansia pada melakukan masase punggung.

Masase dapat kelompok kontrol. Masase punggung atau Hasil penelitian ini dapat sering diistilahkan effleurage merupakan diaplikasikan bagi lansia yang mengalami teknik yang sejak dahulu digunakan dalam insomnia untuk diterapi menggunakan masase keperawatan untuk meningkatkan relaksasi punggung sehingga dapat meningkatkan dan istirahat.

Riset menunjukkan bahwa kualitas tidur tanpa menggunakan obat. Jurnal Dunia Kesehatan, volume 2 nomor 2 41 Landasan Teori Metode Insomnia merupakan suatu keadaan Penelitian ini menggunakan True ketidakmampuan mendapatkan tidur yang Experimental Design dengan rancangan adekuat, baik kualitas maupun kuantitas, Randomized Pretest-Posttest Control Group dengan keadaan tidur yang hanya sebentar Design.. Kriteria pemilihan sampel sesuai atau susah tidur Hidayat, Sampel Kuantitas merujuk pada jumlah jam tidur yang dibagi menjadi dua kelompok secara acak adekuat sesuai dengan tahap perkembangan.

Data dianalisis dimana seseorang mendapatkan kemudahan menggunakan uji Wilcoxon untuk untuk memulai tidur, mampu mempertahankan membandingkan hasil pretest dan posttest, dan tidur, dan merasa rileks setelah bangun dari Mann Whitney U-Test untuk membandingkan tidur. Masase efektif untuk mengukur kualitas dan pola tidur punggung diberikan sebanyak 3x dalam pada lansia. Kuesioner ini mengklasifikasikan seminggu selama 1 bulan. Riset menunjukkan bahwa masase punggung memiliki Berdasarkan tabel di atas dapat kemampuan untuk menghasilkan respon diketahui bahwa tidak ada responden yang relaksasi Gauthier, dalam Berman, mengalami peningkatan kualitas tidur.

Nilai Z Jurnal Dunia Kesehatan, volume 2 nomor 2 42 Gambaran Kualitas Tidur Pada Kelompok Dari tabel di atas dapat disimpulkan Eksperimen bahwa hasil pretest pada kelompok kontrol Gambaran kualitas tidur lansia dan kelompok eksperimen nilai mean rank -nya sebelum dan setelah diberikan masase sangat kecil yaitu antara Keadaan ini Pada sudah memenuhi persyaratan sebagai Kelompok Eksperimen penelitian eksperimen.

Nilai Z dengan melihat nilai Z hitung. Pada saat hitung didapatkan sebesar Asuhan Keperawatan pada serta dapat bermanfaat dalam meningkatkan Klien Lanjut Usia. Jakarta : Salemba kualitas tidur. Bagi tenaga kesehatan Medika khususnya yang bergerak dalam bidang Kushariyadi dan Setyohadi. Terapi pelayanan kesehatan lanjut usia hendaknya Modalitas Keperawatan pada Klien dapat mengaplikasikan masase punggung Psikogeriatrik.

Jakarta : Salemba sebagai salah satu terapi nonfarmakologis Medika untuk penatalaksanaan insomnia khususnya Pratiwi. Kesehatan Keluarga. Yogjakarta : Oryza Smyth, Carole.

Diunduh dari Berman, Audrey, dkk. Diakses Erb. Jakarta : EGC tanggal 13 Desember Carpenito, Lynda Juall. Diagnosis Keperawatan Aplikasi pada Praktik Klinis.

ISBAR HANDOVER PDF

JURNAL LANSIA DEPRESI DAN INSOMNIA.pdf

Di Indonesia gangguan tidur menyerang tahun sebanyak Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia membawa dampak terhadap berbagai aspek kehidupan, baik bagi individu lansia itu tahun. Gangguan tidur insomnia yang paling sering ditemukan, sehingga menyebabkan individu mengalami tekanan jiwa bagi penderitanya. Berbagai dampak dari peningkatan jumlah lansia adalah masalah penyakit yang sering menyertai para lansia, bersifat kronis dan multipatologis, serta dalam penanganannya memerlukan waktu lama dan membutuhkan biaya cukup besar. Dengan adanya gangguan tidur insomnia, para lansia tidak dapat mengembalikan kondisi tubuhnya dengan baik sehingga mengakibatkan kondisi mudah marah, kelelahan, cemas, rasa kantuk yang berlebihan. Lansia dengan depresi biasanya lebih menunjukkan keluhan fisik dari pada keluhan emosi, keluhan fisik sebagai akibat depresi kurang mudah untuk dikenali, sehingga sering menyebabkan keterlambatan dalam penanganannya.

A DEFENSE OF RELIGIOUS EXCLUSIVISM ALVIN PLANTINGA PDF

Insomnia Pada Lansia – Penyebab – Bahaya dan Cara Mengatasinya

Diakses pada tanggal 11 September pukul Bps, Jumlah Dan Distribusi Penduduk Dalami, Asuhan Keperawatan Jiwa. Jakarta: CV. Diakses pada tanggal 2 September pukul

ROGER MELLIE PROFANISAURUS PDF

Pengaruh Senam Lansia Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Yang Insomnia

Dougar Mean age of respondent was Post a Comment Login required. Abstract Insomnia is one of sleep disturbance which often suffered in insomnka people. The large number of elderly people has consequences for both phsycal and psychosocial aspect of life. The results showed that the average value of insomnia in a warm water bath group was 4, and lavender aromatherapy group is 6. Article Tools Print this article. The aim of this research is to identifying the correlation between depression and insomnia on elderly in the Tresna Werdha Nirwana Puri Nursing Home Samarinda Article Tools Print this article. Many factors contributed to depression, among which are psychosocial factors i.

ACUSON ASPEN MANUAL PDF

Farmakologis Penyebab Insomnia pada Lansia Lansia dapat beresiko terkena insomnia disebabkan beberapa faktor, baik internal maupun eksternal. Berikut adalah beberapa penyebab insomnia pada lansia : [2] Perubahan gaya hidup Memiliki riwayat penyakit akut medis , seperti penyakit jantung , kanker otak , dan kanker tulang. Perubahan perilaku Berikut adalah beberapa bahaya yang dapat terjadi pada lansia yang mengidap gangguan tidur Insomnia : [1,3] Insomnia dapat membuat kualitas hidup menjadi menurun. Terjadinya penurunan daya ingat serta konsentrasi.

Related Articles